Sosdak

Penulis: sosdakmulia

  • ARTI IKHLAS

    ARTI IKHLAS

    Ikhlas itu

    Ketika nasehat, kritik dan bahkan fitnah,

    tidak mengendorkan amalmu dan tidak membuat semangatmu punah.

    Ikhlas itu
    Ketika hasil tak sebanding usaha dan harapan, tak membuatmu menyesali amal dan tenggelam dalam kesedihan.

    Ikhlas itu
    Ketika amal tidak bersambut apresiasi sebanding,
    tak membuatmu urung bertanding.

    Ikhlas itu
    Ketika niat baik disambut berbagai prasangka, kamu tetap berjalan tanpa berpaling muka.

    Ikhlas itu
    Ketika sepi dan ramai, sedikit atau banyak, menang atau kalah, kau tetap pada jalan lurus dan terus melangkah.

    Ikhlas itu
    Ketika kau lebih mempertanyakan apa amalmu dibanding apa posisi mu, apa peranmu dibanding apa kedudukanmu, apa tugasmu dibanding apa jabatanmu.

    Ikhlas itu
    Ketika ketersinggungan pribadi tak membuatmu keluar dari barisan dan merusak tatanan.

    Ikhlas itu
    Ketika posisimu di atas, tak membuatmu jumawa, ketika posisimu di bawah tak membuatmu enggan bekerja.

    Ikhlas itu
    Ketika khilaf mendorongmu minta maaf, ketika salah mendorongmu berbenah, ketika tertinggal mendorongmu mempercepat kecepatan.

    Ikhlas itu
    Ketika kebodohan orang lain terhadapmu, tidak kau balas dengan kebodohanmu terhadapnya, ketika kedzalimannya terhadapmu, tidak kau balas dengan kedzalimanmu terhadapnya.

    Ikhlas itu
    Ketika kau bisa menghadapi wajah marah dengan senyum ramah, kau hadapi kata kasar dengan jiwa besar, dan ketika kau hadapi dusta dengan menjelaskan fakta dan data.

    Allah Subhaanahu wa Ta’ala berfirman :

    “Dan mereka tidak diperintah kecuali agar beribadah kepada Allah dengan ikhlas dalam (menjalankan) agama yang lurus, dan agar mereka mendirikan shalat dan menunaikan zakat; dan yang demikian itulah agama yang lurus.”
    (QS. Al Bayyinah : 5)

    Semoga kita bisa terus istiqomah senantiasa bertutur, berfikir dan berbuat yg baik, beribadah dg penuh keikhlasan berharap ridho Allah.

    وﷲاعلم بالصواب

    باركﷲفيكم جميعا

    والسلام عليكم ورحمۃﷲوبركاته

    www.sosdak.mulia.or.id

  • Donasi untuk Bantuan Air Bersih

    Donasi untuk Bantuan Air Bersih


    Musim kemarau masih belum kunjung usai,
    masih banyak saudara-saudara kita yang kekeringan membutuhkan Air Bersih terutama di Gunung Kidul. Prambanan dan Piyungan mari bantu saudara-saudara kita yang masih berjuang menghadapi kekeringan, salurkan sedikit rizki kita ke :

    Rek INFAQ DAN SADAQAH

    🏧 BANK SYARIAH MANDIRI
    – 713 450 7637
    an. LAZIS DEWAN DA’WAH YOGYAKARTA

    Info untuk Infaq dan Sadaqah, +62 877-8786-4420
    ———————————————————
    #LaznasDewanDakwah
    #DariKitaKePenjuruNusantara
    #ZakatMenembusKeterbatasan
    #ZakatUntukDakwah
    #RamadhanPanenPahala
    #DakwahPedalaman

  • Semarak : Sedekah Makan Rakyat untuk Dhuafa

    Semarak : Sedekah Makan Rakyat untuk Dhuafa

    Salah satu tempat yang hampir tidak
    pernah berhenti adalah TPST Piyungan
    hampir tiap hari truk dari penjuru DIY datang untuk membuang sampah, dan banyak dari saudara-saudara kita yang bekerja mengais rizki dari pemulung sampah, ternyata menurut penuturan warga masih banyak saudara-saudara kita (para pemulung) makan sehari cuma sekali, sosdak mulia bersama Laznas Dewan Dakwah DIY mengajak sedikit menyisihkan rizki kita untuk saudara-saudara kita di TPST Piyungan.

    Salurkan donasi anda ke :
    Rek INFAQ DAN SADAQAH
    🏧 BANK SYARIAH MANDIRI
    – 713 450 7637
    an. LAZIS DEWAN DA’WAH YOGYAKARTA

    Info untuk Infaq dan Sadaqah, +62 877-8786-4420
    ———————————————————
    #LaznasDewanDakwah #DariKitaKePenjuruNusantara #ZakatMenembusKeterbatasan #ZakatUntukDakwah #RamadhanPanenPahala #DakwahPedalaman
  • Berbagi Bersama Yatim Dhuafa

    Berbagi Bersama Yatim Dhuafa

    Mari kita berbagi bersama memberikan
    kebahagiaan kepada Yatim Dhuafa

    yang ada di daerah saptosari Gunungkidul, insya allah agenda dilaksanakan Pada hari Ahad, 17 November 2019 diawali dengan Tausiah dari Direktur Sosial dan Dakwah Dra Siti Murdiyah dan dilanjut belanja bersama di Pamella 9 bersama adik-adik Yatim, 

    Acara ini kerjasama dengan LSM Permata Cendekia Gunung Kidul

    mari berbagi dan memberikan senyuman kepada mereka dengan memberikan sedikit rizki kita ke :

    Rek INFAQ DAN SADAQAH
    🏧 BANK SYARIAH MANDIRI
    – 713 450 7637
    an. LAZIS DEWAN DA’WAH YOGYAKARTA

    Info untuk Infaq dan Sadaqah, +62 877-8786-4420
    ———————————————————
    #LaznasDewanDakwah #DariKitaKePenjuruNusantara #ZakatMenembusKeterbatasan #ZakatUntukDakwah #RamadhanPanenPahala #DakwahPedalaman

  • Mohon doa utk para da’i di Wamena

    Mohon doa utk para da’i di Wamena

    Ust Muallimin Sumber
    https://www.hidayatullah.com

    Tulisan ust. Muallimin

    (Ketua DPW Hidayatullah Papua)

    Kami bukan tak mau pulang? Bukan pula kami tidak ketakutan jauh dari orang tua, setiap hari hati kami gemetar melihat keadaan yang semakin hari tambah menakutkan. Bukan kami tidak sayang orang tua ataupun sahabat yang selalu menelpon meminta kami pulang dan beranjak dari tempat ini.
    Tapi kami memikirkan Islam yang bertahun-tahun dibangun dan dijuangkan ditempat ini… Anak-anak santri yang masih menjadi mutiara emas untuk Agama Islam. Jika kami harus pulang maka segala usaha itu kembali ke Nol. Masyarakat dan juga anak-anak kembali menjadi manusia awam yang tidak lagi tahu apa itu keharmonisan. Islam yang sudah dibangun dengan darah dan bahkan nyawa tidak mampu kami tinggalkan begitu saja. Ku tahu, semua orang khawatir atas kondisi kami ditempat ini. Ku tahu, mereka bilang kami tidak takut mati karena menyangka egois dan naif. Tapi inilah keadaannya, kami masih berat meninggalkan Islam ditempat pondok Pesantren Al-Istiqomah Walesi Wamena. 
    Kami sejujurnya ingin sekali berada di dekat orang tua, hidup tentram dan damai. Tidak berdesakan dengan ribuan manusia dan juga jauh dari ketakutan karena suara tembakan dimana-mana. Tapi kami juga tidak mampu menahan sakitnya meninggalkan anak-anak polos yang baru mengenal Isam. Mereka selalu bilang, “Ustadzah dan Ustadz jangan pulang, klo guru-guru pulang kami akan kemana??. Pasti kami akan tinggalkan shalat dan buka aurat”. Apa hendak yang akan kami lakukan jika manusia yang tidak berdosa selalu mengambil tangan kami dan memohon agar kami tidak meninggalkan tempat ini. 
    Bahkan masyarakat pun ikut memotivasi kami, Ustadzah jika pulang, maka Islam ini akan ikut hilang. Kami siap menjaga ustadzah dan Ustad serta guru-guru lainnya asalkan tidak meninggalkan tempat ini. Kami yang akan menjadi manusia terdepan manakala ada serangan dari luar sebelum ke Guru-guru. #Hatiku hancur dan kata-kata itu menjadi pukulan berat bagiku untk meninggalkan tempat ini. bukan penguasa dan bahkan tangan2 orang besar yang menjamin kami tapi mereka orang2 kecil yang juga takut kehilangan nyawanya namun rela korban siang dan malam menjaga kami agar tetap bertahan ditempat ini. Lantas, kami harus berbuat apa saat kondisi justru memaksa kami tetap berjuang mempertahankan Agama Islam. 
    Bendera Jihad itu terlalu kuat untuk ditinggalkan dan menjadi yakin ada bala tentara Allah yang akan membantu kami. Yang akan menjadikan kami tenang dan aman. Hanya kenyakinan itu yang membuat kami kuat dan tetap bertahan ditempat ini. Duri sudah biasa kami pijaki namun saat ini malah api yang menguji kami. Namun tidak ada yang mustahil bagiNya. Hanyalah kepada Allah kami yakinkan diri bahwa kami akan baik-baik sja. Dan bagi keluarga maupun saudara saat ini kami hanya butuh doa dan dukungan agar kami tidak kehilangan harapan dan kenyakinan.Allahu Akbar!!!!!!!
  • || JANGAN BIARKAN MEREKA TEWAS DI WAMENA ||

    || JANGAN BIARKAN MEREKA TEWAS DI WAMENA ||

    || JANGAN BIARKAN
    MEREKA TEWAS DI WAMENA ||

    “Tolong pulangkan kami segera. Harta benda kami sudah habis.
    Tinggal nyawa yang diincar,” jerit pilu warga Homhom asal Sumbar di pengungsian.

    Ibu itu salah satu saja dari ribuan eksodus Wamena. Sepuluhan ribu warga pendatang maupun asli, mengantri diboyong pesawat Hercules yang sangat terbatas. Baik untuk mengungsi ke kota lain, pulau lain, maupun provinsi lain kampung halaman mereka.

    “Kami sudah habis-habisan. Tinggal badan dan nyawa,” kata pengungsi yang kehabisan air mata.

    Akibat perusuhan di Ibukota Kab Jayawijaya itu, lebih dari 30 warga tewas mengenaskan; Dikampak, ditombak, dibacok, diparang, bahkan gosong dibakar!

    Kebiadaban itu menjadikan tak seberapa kehancuran bangunan kantor, permukiman, perdagangan, dan fasilitas umum lainnya.

    Hingga kini, lebih dari 2.000 orang telah dievakuasi keluar dari Wamena. Lainnya menunggu antrian yang panjangnya luar biasa.

    Tragedi Wamena memekikkan  alarm kemanusiaan yang memanggil segenap kepedulian kita, untuk terlibat aktif membantu para korban.

    Mari tunjukkan solidaritas kita sebagai sesama anak bangsa Indonesia yang menjunjung tinggi persaudaraan dan harkat kemanusiaan!

    Rek KEMANUSIAAN

    🏧 BANK SYARIAH MANDIRI
    – 710 874 4175
    an. Sosdak Muadz Bin Jabal

    Info untuk Donasi dan Konfirnasi, +62 877-8786-4420
    ———————————————————
    #LaznasDewanDakwah
    #DariKitaKePenjuruNusantara
    #ZakatMenembusKeterbatasan
    #ZakatUntukDakwah
    #RamadhanPanenPahala
    #DakwahPedalaman
    #LaznasDewanDakwah
    #DariKitaKePenjuruNusantara
    #ZakatMenembusKeterbatasan
    #ZakatUntukDakwah
    #AksiKemanusiaanWamena
    #Papua

  • Bantuan Air Bersih

    Bantuan Air Bersih

    Koordinator Water Project, Wildan Salsabila, dari UGM

    mengungkapkan kondisi warga Giripurwo selalu mengalami kesulitan air sepanjang tahun. Bahkan, wilayah Giripurwo dan Purwosari menjadi salah satu daerah yang mengalami kekeringan terparah di Kabupaten Gunungkidul. Hal ini disebabkan sumber air di desa tersebut sangat terbatas dan struktur tanah karst atau kapur membuat tanah tidak bisa menahan air. Kondisi ini mengakibatkan air langsung mengalir menuju sungai bawah tanah dengan kedalaman mencapai 100 meter.

    Sumber : https://ugm.ac.id/id/berita/12395-water-project-solusi-kekeringan-di-gunungkidul
    Besok Rabu, 2 Oktober 2019 Insya Allah kembali menyalurkan ke Daerah Giripurwo Purwosari Gunung Kidul, ada 10 Dusun dan semua terdampak kekeringan.

    Laznas Dewan Dakwah Perwakilan DIY bersama Sosial dan Dakwah Konsorsium Yayasan Mulia mengajak kepada bapak ibu orang tua untuk meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang dilanda kekeringan di Gunungkidul
  • 3 Tahun yang lalu

    3 Tahun yang lalu

    Minggu lalu kami menemukan sebuah dokumen ketika merapikan lemari kami, proposal bantuan untuk pengobatan istri beliau yang sakit ketika itu, 31 Maret 2017 tertulis di proposal tersebut berarti sudah 3 tahun yang lalu, karena sesuatu hal kami belum bisa meng ACC.

    Kami mencoba mencari kembali alamat beliau alhamdulillah atas bantuan teman yang rumahnya juga dekat dengan Pak Chomarudin di daerah Godean bisa kami temukan, kemudian kami mencoba menggali informasi dari teman apakah Istrinya Masih sakit?

    Innalillahi wa innailahi rajiun Ya allah… istri beliau sudah meinggal, ada rasa sedih dan menyesal bagi kami dan hari ini Senin, 16 September 2019 alhamduliillah kami bisa bersilaturahim dengan Pak Chomarudin ditemanin putrinya yang baru berusia 3 tahun, ketika ditinggal sang ibu AdikPutri masih berusia 11 Bulan.

    Menurut cerita Pak Chomarudin istrinya meninggal karena sakit Diare kronis setelah melahirkan, ketika itu Pak Chomarudin sempat kebeberapa lembaga untuk mengajukan dana untuk pengobatan istri tapi semua ditolak.

    Assyifa Rheva Putri… pak chomarudin menamakan putrinya semoga selalu sehat dan jadi penyemangat ditinggal ibu tiada.

    Kini Adik Putri tinggal bersama Simbah Putri dan Simbah Kakung dirumah sederhana di daerah Klepu Kidul Sendangmulyo Minggir Sleman, Pak Chomarudin bekerja serabutan dan mulai merintis membuat Kanopi, pesan beliau beliau tidak mau dikasihani, beliau berusaha membesarkan Putrinya dengan jerih payahnya sendiri, beliau hanya memohon di bantu mencarikan relasi untuk pembuatan kanopi.

    Bagi bapak ibu yang ingin membuat Kanopi untuk Toko atau Rumah bisa menghubungi beliau

    Pembuatan Kanopi
    Bapak Chomarudin
    0831 4499 5123

    No Rek
    3059 01 014866 53 5
    BRI
    CHOMARUDIN

    WE CARE WE SHARE

  • Muhammad Qowwiyul Azam

    Muhammad Qowwiyul Azam

    Kemarin Sosial dan Dakwah kembali memberikan Santunan
    kepada Muhammad Qowwiyul Azam diwakili Kepala Sekolah Ust Burhani dan Wali Kelas, biasa dipanggil Qowwy putra dari salah satu Guru TKIT Muadz Bin Jabal Yasmin yang barusan terkena musibah kehilangan motor barunya, semenjak umur 17 Bulan Qowwy harus ditinggal sang ayah karena sakit jantung.

    Muhammad Qowwiyul Azam adalah anak yang kuat sesuai namanya.Anaknya mandiri dan sangat memahami bahwa uminya butuh dukunganya. Jadi dia bukan anak yg manja, secara akademik bagus mampu mengikuti tahapan belajar dikelas. Supel dan punya banyak teman dekat.

    Semoga Tabungan Pendidikan ini bisa sedikit meringankan beban orang tuanya dan menjadi anak yang sholih amin 

  • Motor Baru Ustzh Titin

     

    Sebuah musibah tidak memandang kepada siapa dia akan datang,
    bisa jadi musibah itu datang berkali-kali setelah musibah sebelumnya telah terlewati, kemarin  Jumat, 23 Agustus 2019 Sosial dan Dakwah di wakili oleh Kepala Sekolah TKIT Yasmin Muadz Bin Jabal Sleman memberikan sedikit bantuan kepada Ust Titin Yuliati salah satu guru dari TKIT Yasmin Muadz Bin Jabal Sleman, Sepeda motor baru yang beliau peroleh dari Arisan Guru dan Karyawan Se Konsorsium Yayasan Mulia telah hilang .
    Sepeda motor merek Beat dengan Nomor polisi AB 5597 HZ atas nama Titin Yuliati pada hari Ahad tanggal 18 Agustus 2019. Kronologi kejadian : motor dibawa kemasjid  Darussalam Bunder Purwobinangun Pakem Sleman jam 19.00 WIB oleh Bapak beliau dan saudara posisi parkir di tengah dan sudah dikunci stang, setelah selesai shalat motor sudah tidak ada diparkiran.
    Sebelumnya Sosial dan Dakwah juga sempat bersilatuhim ke rumah Bapak beliau karena kejadian Angin Puting beliung yang menerjang rumah bapak beliau.

    Baca : Bantuan untuk Korban Puting Beliung

    Ustazah Titin merupakan janda satu anak, suami beliau meninggal  karena sakit jantung November 2012, putra beliau Muhammad Qowwiyul Azzam yang kini duduk di kelas 2A SDIT Luqman Al Hakim Sleman sudah ditinggal oleh sang Ayah ketika masih umur 17 bulan.

                Sosial dan Dakwah membuka peluang bagi muhsinin dan muhsinat untuk membantu beliau memujudkan kembali motor impian beliau.

    Rek Sosial dan Dakawah
    BANK SYARIAH MANDIRI
    – 710 874 4175
    an. Sosdak Muadz Bin Jabal
    Konfirmasi, +62 877-8786-4420
    ———————————————————
    #LaznasDewanDakwah
    #DariKitaKePenjuruNusantara
    #ZakatMenembusKeterbatasan
    #ZakatUntukDakwah
    #RamadhanPanenPahala
    #DakwahPedalaman