Sosdak

Kategori: Uncategorized

  • Hadiah Umroh Untuk Wisuda Hafidz Quran 30 Juz

    Salah satu Program Sosial dan Dakwah adalah memberikan hadiah bagi penghafal Al-Quran dan Memberikan bantuan biaya bantuan Operasioanl Pelatihan Al-Quran
    dan Alhamdulillah tahun ini Sosial dan Dakwah telat memberikan
    Hadiah sebesar 10 Juta
    kepada 3 Penghafal Al-Quran merka adalah Elsa, Imaroh dan Putra dari siswa siswi SMAIT Abu Bakar, hadiah ini diserahkan ketika Haflah Khotmil Quran se Konsorsium Yayasan Mulia, selain itu bantuan hadiah dari Orang Tua terkumpul sekitar 48 Juta dan Alhamdulillah sudah kami serahkan ke siswa

    dilain waktu alhamdulillah Penghafal Al-Quran tambah satu lagi dan mendaptkan hadiah juga sebesar 10 juta dan penyerahan dilaksanakan ketika Wisuda Siswa Kelas XII atas nama Muh Firdaus Auliya hadiah diserahkan Oleh Ustzh Siti Murdiyah Bagian Sosial dan Dakwah Konsorsium Yayasan Mulia

  • Konser Amal Bersama Opick

    Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP) Yogyakarta bersama Bidang Sosial dan Dakwah Konsorsium Yayasan Mulia akan menggelar Syawalan dan Konser Amal untuk Rakyat Palestina. Konser ini alan dilaksanakan pada Ahad, 23 Juli 2017 di Gedung Olahraga UNY. Untuk memeriahkan konser ini akan dihadirkan penyanyi religi, Opick sebagai talent Nasional.

    Ketua Panitia Pelaksana, Toni Hermanto menyebutkan, berbagai persiapan dilakukan oleh panitia untuk mensukseskan acara ini. Konser ini ditujukan untuk semua Siswa dan Wali Murid dari TKIT Muadz Bin Jabal 1-5, SDIT Luqman Al Hakim Timoho dan Sleman, SMPIT dan SMAIT Abu Bakar Yogyakarta dan civitas akademika se Konsosrium Yayasan Mulia pada khususnya dan Masyarakat Yogyakarta pada umumnya.

    “Tujuan utama konser ini adalah, menggalang dana untuk rakyat Palestina dan Syawalan agar seluruh siswa dan Orang Tua mengetahui dan peduli terhadap persoalan yang dihadapi bangsa Palestina” ungkap Toni.

    Konser ini, kata Toni, terbuka untuk masyarakat umum yang dimulai pukul 08.30 WIB dan Siswa beserta Orang Tua yang dimulai pukul 07.30 WIB untuk hadir diacara ini tidak pungut biaya, silahkan seluruh warga DIY hadir dan meramaikannya. Dalam acara ini juga akan ada aksi penggalangan dana dan lelang, dimana seluruh dana yang terkumpul akan disalurkan ke masyarakat Palestina.

    “Selain menghadirkan Opick, acara ini juga menampilkan dari masing-masing unit/sekolah yang berada di Naungan Konsorsium Yayasan Mulia, seperti Tari Saman” jelas Toni.
    Panitia dari Sosial dan Dakwah, Toni Hermanto menambahkan, panitia telah melakukan sosialisasi kegiatan menjelang acara, untuk menginformasikan konser ini kepada masyarakat Yogyakarta melalui web di www.sosdak.kym.or.id.

    “Harapan kami acara ini bisa dihadiri semua siswa dan wali murid se Konsorsium Yayasan Mulia dan bisa berjalan dengan baik dan lancar, akan diadakan pendataan kehadiran oleh wali kelas dan panitia insya allah bulan mei ini” ungkap Toni Hermanto

  • Peduli Rohingnya

    Berdasarkan catatan terkini yang berhasil dihimpun PBB pada 21 November 2016, operasi militer tersebut telah menewaskan 150 warga Rohingya. Sekitar 30.000 orang telah mengungsi keluar dari kota Maungdaw, dan sebanyak 37.000 anak-anak menderita malnutrisi. Lebih dari 150.000 warga Rohingya kini membutuhkan bantuan pangan.

    Human Right Watch juga kembali menerbitkan laporan pencitraan udara yang dilakukan pada 18 November. Hasilnya mengungkapkan adanya pembakaran sistemik terencana terhadap 1.250 rumah yang tersebar di 5 Desa. 

    Kemelut Rohingya hingga kini masih membara. Ratusan ribu jiwa mencari suaka, bertaruh nyawa melintasi batas negara. Sudah lelah berpindah-pindah tempat bernaung, keberadaan mereka di tanah airnya sendiri tidak diakui. Mencoba berpindah ke negara lain pun belum tentu diterima. They are homeless, and hopeless..
    Sumber : act.id

    Kekejaman militer Myammar akhir-akhir terhadap saudara kita sudah dibatas luar kemanusiaan, banyak dari mereka yang membutuhkan bantuan pangan untuk itu dari Sosial dan Dakwah Konsorsium Yayasan Mulia mengajak wali murid dan siswa se konsorsium Yayasan Mulia mulia dari TKIT Muadz Bin Jabal, SDIT Luqman Al-Hakim Timoho,  SDIT Luqman Al-Hakim Sleman, SMPIT Abu Bakar, dan SMAIT Abu Bakar Yogyakarta untuk menyisihkan sebagian rizki kita untuk saudara-saudara kita, bantuan akan kami salurkan melalui JSIT Pusat Indonesia 

  • Buletin Sosdak Perdana

    Alhamdulillah Buletin Perdana Sosial dan Dakwah sudah diterbitkan dan sudah di bagikan kesuluruh unit se Konsorsium Yayasan Mulia Insya Allah buletin akan terbit setiap bulan

  • Membangun Sinergi Cinta

    oleh : Drs Ery Masruri

    Bagi setiap orang tua…anak adalah kencana wingka yang selalu bersinar .Tidak peduli orang berkata apa,tidak peduli dia berbuat apa,tetap saja dia adalah kencana yang bersinar di hatinya. Karena dia adalah buah dari cintaNya.Namun sebenarnya,dia adalah amanah yang harus dijaga agar tetap dalam fitrah kesuciannya dan tumbuh menjadi ‘abdi dan kholifahNya. Dan cinta…adalah modal untuk menunaikannya Mari kita didik dia dengan cinta, Kita takar cinta kita, agar dapat memupuk jiwanya.  Jangan jerumuskan dia dengan luapan cinta . Jangan pula kita simpan cinta karena takut dia manja.Didiklah dia dengan cinta Agar dia bisa merasakan cintaNya. Dan memberikan cintanya kepada sesama.

    1.    Mendefinisikan Cinta ; Antara kesenangan dan kebahagiaan.
    “Jika kita mencintai seseorang pasti kita tidak tega melihat dia menderita dan akan selalu berusaha membuat dia bahagia. kita akan selalu memberikan apa yang dia senangi agar dia bahagia. Sebab kita khawatir  dia akan menderita jika tidak mendapatkannya. Apalagi jika kesibukan telah memisahkan  kita dan dia, maka kita harus menyatakan cinta  dengan apapun juga.agar dia tau bahwa kita mencintainya. Jadi jangan sampai kecewakan dia, penuhi segala apa yang dia inginkan !”
        Tidak bisa dipungkiri, setiap orang tua pasti memiliki perasaan seperti di atas.karena tidak satupun orang tua yang tidak memiliki rasa cinta kepada anaknya. Tetapi tahukah anda, perasaan seperti ini telah memerangkap berjuta – juta orang tua dalam kisaran cinta buta yang kelam dan berujung pada penyesalan serta penderitaan? karena luapan cintanya justru telah menghancurkan jiwa anaknya. Berjuta – juta anak telah tumbuh menjadi generasi rapuh, yang manja tidak bisa apa – apa. Pemaksa, tidak punya tenggang rasa, malas dan tidak mau berusaha. Karena selama pertumbuhannya, pertolongan selalu datang sebelum dia berjuang dan apa yang diinginkan selalu datang sebelum dia berhenti mengucapkan.
    Mari kita murnikan cinta kita. Cinta sejati, bukanlah sekedar ‘rasa ingin membuat dia senang’, tetapi ‘rasa ingin menyelamatkan dia dari kehancuran jiwa yang menyengsarakan!’
         Alloh SWT berfirman ….Hai orang – orang yang beriman, selamatkan dirimu dan keluargamu dari siksa neraka”.

    2.    Mengekspresikan Cinta ; buktikan dan nyatakan !
        Cinta, adalah tali suci yang diikatkan Alloh dalam hati setiap orang tua dengan anaknya. Tidak ada satupun orang tua yang tidak mencintai anaknya. Jadi janganlah dipertanyakan ‘seberapa besar rasa cintaku kepada anak – anakku’. lihat saja kerja kerasku, hitam kulitku,peluh yang mengucur di seluruh tubuhku, itulah gejolak, warna dan aliran cintaku.
        Anakku….Jika aku jarang membersamaimu, tidak berarti aku tidak mencintaimu, karena cinta tidak harus selalu bersama.toh hasil kerjaku, seluruhnya juga untukmu, itulah bukti cintaku.
        Jika aku sering  marah dan berkata kasar kepadamu, itupun bukan berarti aku membencimu.  Tapi karena aku sudah sangat lelah bekerja untukmu, atau hanya karena aku ingin kamu menjadi baik sesuai dengan keinginanku. Sungguh hatiku tidak pernah kering dari cinta untukmu.
        Janganlah minta aku untuk mengusap lembut kepalamu, mencium keningmu dan mengatakan ‘anakku…aku mencintaimu’, karena itu tidak perlu. Yang penting aku telah bekerja keras untuk mencukupi segala kebutuhanmu; Sekolahmu,kesenanganmu, motormu dan semua keinginanmu. Dan semua itu untuk masa depanmu!
        Perasaan seperti di atas, pernahkah hinggap di hati anda? jika ya, maka bersiaplah anda untuk kecewa.karena anda telah melakukan kesalahan dalam mengekspresikan cinta. Sehinga anak anda justru akan tumbuh dengan hati yang hampa, tanpa rasa cinta kepada anda dan kepada sesama.sebab dia tidak pernah mengenal bahasa cinta dari anda. Yang dia kenal hanyalah bahasa kerja. Karena di matanya, anda  hanyalah kerja,kerja dan kerja untuk memenuhi kebutuhan kewajiban anda. Dan tidak terlihat untuk dia!
        Jadi, marilah kita buktikan cinta kita kepada mereka dengan membersamai  dan berbicara kepada mereka dengan bahasa cinta. Ekspresikan rasa cinta anda, Insyaalloh dia akan dapat merasakan cintaNya dan berbagi cinta dengan sesama.
        Alloh SWT selalu mengekspresikan cintaNya kepada kepada kita dengan nyata.dimana saja…kapan saja ! Alloh ar Rohmaan ar Rohiim. Maha Pengasih dan Peyayang kepada umatNya.

    3. Bahasa Cinta : mendengar  dan melihat dengan nurani. bersikap  dan berkata dengan kelembutan jiwa.
        Hati adalah mata cahaya yang tak pernah buta, tempat dimana cinta berbicara. Jadi bahasa cinta adalah bahasa hati, dimana kita mendengar dan melihat dengan nurani, kemudian mensikapi dan mengatakannya dengan kelembutan jiwa.
        Jika kita ingin anak kita sempurna jiwanya, maka berbicaralah kepada mereka dengan bahasa cinta. Lihat dan dengarlah segala apa yang mereka  lakukan dengan nurani kita, maka kita akan melihat apa sebenarnya yang diminta oleh jiwanya.bukan oleh kata – kata dan nafsunya.
    B    anyak orang tua yang gagal membentuk jiwa anaknya, karena dia hanya berbicara dengan bahasa nafsu dan obsesinya, tidak  dengan bahasa cinta. Melihat dan mendengar hanya dengan mata kepala, sehingga  tidak pernah menangkap kebutuhan jiwa anaknya.
        Dia mengira anaknya menurut, padahal sesungguhnya mereka hanya takut. Dia mengira anaknya hanya diam, padahal sesungguhnya mereka memendam dendam.dia mengira anaknya ‘nakal’ padahal sesungguhnya mereka hanya ‘kelebihan’ akal.dia mengira anaknya lari, padahal sesungguhnya mereka hanya minta dia peduli.

    4.    Momentum Cinta
        Cinta memang universal. Dia tidak terbatasi oleh ruang dan waktu. tetapi untuk mengungkapkannya ada ruang dan waktu tertentu, yang dapat melipat gandakan kekuatannya.itulah momentum cinta.
    enam diantaranya adalah :
    ·    Saat bangun tidur.
    Seperti pertama kali anda menyambut kehadirannya di dunia, maka sambutlah dia ketika pertama kali memulai hidupnya. Tuangkanlah cinta kepada jiwanya. Maka dia akan melalui hidupnya hari itu dengan penuh rasa cinta. Bangunkan dia dari tidurnya dengan bahasa cinta ; usaplah kepalanya dengan  lembut,atau pijitlah kakinya dengan penuh rasa kasih sayang lalu bisikan kepadanya :… sayang… sholat dulu sayang, adzan sudah berkumandang.
    ·    Saat makan bersama.
    Jadikanlah meja makan sebagai mangkuk cinta. Dimana pengalaman hidup menjadi hidangan paling lezat yang diceritakan dan didengarkan bersama, dengan penuh rasa cinta.
    Ø    Sambutlah pengalaman lucu dengan tawa,
    Ø    pengalaman sedih dengan haru dan empati.
    Ø    obsesi dengan semangat dan motivasi,
    Ø    prestasi dengan syukur dan memuji.
    ·    Saat berpisah.
    Berilah bekal cinta untuk ananda pada setiap kali kita berpisah dengannya.dia pergi ke sekolah atau kita berangkat kerja. Jabat tangannya,cium keningnya dan ucapkan ; I love you….sukses for you .. asalamu’alaikum !
    ·    Saat bertemu.
    Ungkapkanlah rasa rindu kita, walaupun baru satu jam tidak berjumpa.peluklah dia dengan cinta dan sebutlah namanya dengan mesra. insyaAlloh dia akan damai di sisi kita.
    ·    Saat menjelang tidur.
    Jadikanlah perbincangan kita, wajah kita dan sentuhan lembut kita sebagai kenangan terakhir menjelang tidurnya. jangan biarkan dia berangkat tidur, dengan perasaan kosong atau bahkan hati gelisah dicekam masalah.hantarkanlah tidurnya dengan ungkapan cinta kita. insyaAlloh ke dalam jiwanya akan tertanam rasa cinta untuk sesama.
    ·    Saat mengaji bersama.
    Tali cinta sejati, adalah ikatan kita kepada sang illahi robbi. Jadi hadirkanlah majlis mengaji untuk melembutkan hati. Ungkapkan rasa cinta kita dengan bahasa cintaNya dan mengajak mereka untuk bersama – sama menuju keridloanNya. Jika Dia ridlo kepada kita, maka cinta akan bersemi di hati kita, dan kehidupan kita akan bahagia selamanya.
    5.  Sinergi Cinta
        Cinta bagai kotak pandora yang menyimpan energi tak terkira. Cinta akan

  • Parenting Akbar 2 dihadiri 560 Wali Murid se Konsosrsium Yayasan Mulia

    Alhamdulillah acara parenting Akbar 2 yang dilaksanakan pada hari Sabtu, 12 November 2016 bisa berjalan dengan lancar bertempat di GOR SMPIT Abu Bakar dengan tema : Hijrah bersama Keluarga untuk menggapai Surga” dengan pembicara Ust Syatori dan Ustzh Nunung Bintari, antusias dari wali murid sungguh luar biasa hingga GOR hampir tidak muat, peserta yang telah mendaftar di Wali Kelas masing-masing dari TKIT Muadz Bin Jabal 1-5, SDIT Luqman Al Hakim Timoho dan Sleman, SMPIT-SMAIT Abu Bakar berjumlah 560 orang tua dan beberapa peserta sejumlah 30 orang dari luar atau umum, acara ini di selenggarakan oleh Bidang Sosial Dan Dakwah Konsorsiuam Yayayasan Mulia dengan di panitia dari Ibu-ibu Kajian Selasa Pagi dengan Koordinator Ustzh Dyah.

    Adapun biaya dari keseluruhan acara ini adalah dari JAM (Jariyah Amal Mulia) Siwa yang di kumpulkan tiap hari mulai dari TKIT-SMAIT, insya allah acara parenting akbar ini diadakan setiap 3 bulan sekali, bagi orang tua dan Guru yang tidak bisa menghadiri acara diatas sedikti kami review materi dari Ust Syatori yang di rangkum oleh Bunda Artie Teja Ketua Penyelenggara Parenting Akbar 2

    Ust. Syatori Abdurrauf
    🏣GOR SMP IT Abu Bakar Yogyakarta
    📆Konsorsium Yayasan Muli, 12 Nov 2016
    📝@ArtieTeja

    💙Hijrah Bersama Keluarga Untuk Menggapai Surga💙

    ❤ Iman, Hijrah, Jihad
    QS. Al-Baqarah 218
    ❤ Ada hal yg sayang kalau kita melewatkannya yaitu pada saat Allah menyebut “beriman” Allah mengawali dengan “Alladzi..”, ketika Allah menyebut “hijrah” Allah mengawali dengan “Alladzina..”, dan ketika Allah menyebut “berjihad” tidak mengawalinya dengan “Alladzina..”

    🔐Kenapa?

    🔓Di dalam Al-Qur’an pasti ada pesan dan makna tersendiri 🔀 Pesan yg bisa kita peroleh dari QS. Al-Baqarah: 218 adalah orang yang sudah beriman belum tentu dia mau berhijrah, tetapi orang yang sudah hijrah pasti dia akan beriman.

    🔅Kita hanya akan bisa hijrah kalau mau beriman.
    🔅Hijrah menuju ke surga pasti butuh kendaraan, yaitu IMAN.

    🔐Keluarga kita harus menjadi keluarga IMAN. Seperti apa keluarga IMAN?

    ❤ Hijrah adalah bukti dari IMAN.

    🔐Sudah berimankah kita?
    Bisa jadi kita beriman tetapi tingkat IMAN kita belum sampai tingkat YAKIN.

    🔖Sikap manusia terhadap IMAN ada 2 macam, yaitu:
    🔸Adamul Qabul bil-Iman. Tidak mau menerima IMAN. Akan terus ada sampai akhir zaman.
    🔸Al-Qabul bil-Iman. Orang yang menerima IMAN hanya saja orang-orang yang mau menerima IMAN juga terbagi menjadi 2, yaitu:
    1. Al-Qabul bil intifa’ 🔀Mau menerima IMAN dan mau mengambil manfaat dari IMAN. Dia bisa mengambil IMAN karena dia pakai itu IMAN.
    2. Al-Qabul bi-dunil intifa’ 🔀 Mau menerima IMAN tetapi tidak mau menerima manfaat dari IMAN.

    ☑Untuk mengantarkan kita ke surga 🔀 kita harus menjadi orang yang mau menerima IMAN dan mau mengambil manfaat IMAN.

    🔓Libatkan keluarga kita untuk menjadi Al-Qobul bil intifa’.

    ✨HR.Muslim: “Barangsiapa yang beriman pada Allah dan hari akhir, maka hendaklah ia memuliakan tetangganya, 

    ☑Orang yang betul-betul menerima dan memanfaatkan IMAN pasti akan memuliakan tetangganya 🔀Memuliakan itu bisa menghormati, bisa menolong, meringankan, membantu, dll.

    🔥Orang kalau melihat tanpa IMAN pasti akan banyak salah paham.

    🌟”Barangsiapa yang tidak mau memasuki surga dunia, ia tidak akan memasuki surga akhirat”

    💖Surga dunia adalah IMAN.

    💟Maknanya: ketika ia hidup di dunia dengan IMAN dia akan serasa berada di dalam surga.

    🔖Di surga tidak ada yang mengeluh. Masih suka mengeluh? Dimana letak IMAN kita?

    🔐Mengapa orang yang beriman itu susah kalau di suruh mengeluh?
    Karena dengan IMAN, apapun akan dipahami sebagai pintu Surga yang dihadirkan Allah untuk kita buka.

    🔒Bukannya surga di akhirat?
    Ya di akhirat, tetapi kesempatan untuk membuka pintu surga itu ketika di dunia.

    🔓Pintu surga berupa apa?
    Semua kejadian, sehat x sakit, dipuji orang x dihina orang, semuanya baik itu menyenangkan dan tidak menyenangkan akan menjadi pintu surga 🔀 termasuk kehadiran Suami/Istri adalah pembuka pintu surga jika kita menghadapi dan menjalaninya dengan IMAN.

    ☑Pintu surga ada 2 macam yaitu menyenangkan dan tidak menyenangkan tetapi dari 2 pintu surga tersebut mana yang surganya lebih indah?
    Ya dari pintu surga yang tidak menyenangkan kita akan mendapatkan surga yang lebih indah.

    🔘Senakal apapun anak-anak kita mereka akan menjadi pintu surga untuk kita sebagai orangtua, tugas kita adalah bagaimana menjadikan semuanya menjadi pintu surga!

    ⭐Semua adalah kesempatan untuk membuka pintu surga.

    🌟 Indah jika bisa masuk pintu surga bersama dengan keluarga 🔀 Indah jika anugerah ini Allah karuniakan kita masuk pintu surga tidak hanya sendiri tetapi bersama seluruh keluarga kita.

    🌟Kita (istri, suami, dan anak-anak kita) benar-benar mendengar suara syahdu yang menyambut kita di pintu surga “Wahai jiwa-jiwa yang tenang kembalilah kalian dalam keadaan ridho dan diridhoi masuklah bersama hamba-hambaKu, masuklah kedalam surga-Ku”

    ☑Allah kirim orang-orang yang membuat hati kesal, jengkel, dll sebenarnya adalah ujian 🔀 Mereka adalah pembuka pintu surga untuk kita 🔄 Buatlah bahagia orang yang sudah membuat kita kesal, jengkel, dll jika kita ingin membuka pintu surga.

    ☑Kita tidak akan pernah tahu dari kejadian mana pintu surga kita akan terbuka maka lakukan segala sesuatu dengan IMAN 🔀 Jadilah orang yang saling mengantarkan masuk surga.

    ⏩Suami dan Istri adalah kesempatan untuk bisa saling mengantarkan masuk surga. Bagaimana suami dan istri bisa saling menginspirasi ke arah kebaikan.
    ⏩Suami yang merelakan dirinya adalah jalan surga bagi istrinya..begitulah sebaliknya.

    🌟Orangtua yang baik adalah orangtua yang gigih mengantarkan anak-anaknya ke jalan surga.

    🌟Anak yang baik adalah anak yang menjadikan dirinya sebagai jalan surga untuk orangtuanya.

    🔐Kita punya tugas 2, yaitu sebagai anak dan sebagai orangtua.
    🔓Ketika kita menjadi anak bisa memudahkan orangtua kita menuju jalan ke surga maka Allah akan memudahkan langkah kita untuk menjadi orangtua yang mampu mengantarkan anak-anak kita menuju jalan ke surga. Dan kelak anak-anak kita juga akan memudahkan jalan kita ke surga.

    “Li-yabqaa Baabul Jannati Maftuuhun fii hayaatii” 🔀 Agar pintu surga itu terbuka sepanjang hidupku.

    ⏳Menjadi mukmin yang mukhlas⌛

    🔶Tugas kita adalah bagaimana kita menjadikan keluarga kita betul-betul menjadi keluarga IMAN!
    🔶Kita ingin memahami seperti apa IMAN itu, tidak ada yang memahami tentang IMAN kecuali Allah dan Rasul-Nya.

    ☑Nabi Muhammad SAW sering sekali menggambarkan IMAN itu seperti pohon. “Iman itu memiliki 70an cabang” (HR)
    Salah satu contoh cabang IMAN adalah inilah gambaran tentang pohon IMAN berarti IMAN adalah pohon kehidupan yang kita tanam di Taman Hati kita.

    🔐Bagaimana membentuk keluarga IMAN?

    🔹Kita tumbukan akarnya, yaitu makrifatullah. Jika makrifatullah itu ditanamkan pada anak-anak maka anak-anak akan menyadari bahwa semua terjadi atas izin Allah dan akan mampu melihat segala kebaikan dalam keterbatasan. Anak-anak akan menjadi anak yang dewasa dan memiliki akar kehidupan yang kokoh tidak akan mudah tumbang. Segala yang terjadi pasti ada kebaikan. Inilah ciri keluarga IMAN ciri makrifatullahnya kuat.

    🔹Dan kita tumbuhkan batangnya, yaitu takdim. Jadikan anak-anak kita menjadi anak-anak yang takdim kuat kepada Allah SWT.

    🔹Dari takdim kita munculkan cabangnya, yaitu amal hati. Kita sebagai orangtua harus menanamkan amal hati, exp: malu, arti kesabaran, arti khusyuk, arti keikhlasan, dll. Ajarkan mereka melalui kenyataan, kita menjadi tauladannya dalam menumbuhkan amal hati.

    🔹Lalu kita munculkan rantingnya, yaitu amal baik. Kita kondisikan anak-anak kita untuk beramal baik, exp: baca Al-Qur’an nya baik, sholatnya baik, dzikirnya yang baik, belajarnya yang baik, dll.

    🔹Kita munculkan daunnya, yaitu amal yang bermanfaat untuk orang lain. Kita tidak bisa hidup sendirian.

    🔹Dan hasilnya adalah buah, yaitu manisnya IMAN yang kita rasakan dari amal-amal kita. Dari sholat kita rasakan manisnya khusyuk, dari sabar kita rasakan manisnya memaafkan, dll.

    🌟 Kalau sudah seperti ini keluarga kita adalah kumpulan keluarga-keluarga akhirat 🌟

  • JAM Peduli Banjir

        Jam kembali menyalurkan Bantuan dalam korban banjir bandang Garut, alhamdulillah dalam penggalangan dana kali ini dari TKIT Muadz bin Jabal, SDIT Luqman Al-Hakim dan SMPIT-SMAIT Abu Bakar Yogyakarta terkumpul dana sebesar 16.600.000.
        Alhamdulillah bantuan langsung diserahkan langsung di wakili oleh Team dari Guru-guru SDIT Luqman Al-Hakim yang diketuai oleh Ust Adnan yang langsung menuju ke Lokasi bencana di bantu pengurus JSIT Pusat dan JSIT Garut, informasi di lapangan untuk bantuan logistik sudah banyak dan menumpuk di warga, akhirnya kami putuskan bantuan kami alihkan kepada siswa untuk membeli seragam dan alat sekolah.